Beranda > Daerah > Ada Proyek Siluman di Kelurahan Tanjung Selamat

Ada Proyek Siluman di Kelurahan Tanjung Selamat

Ada Proyek Siluman di Kelurahan Tanjung Selamat

LANGKAT, Transparan – Ratusan juta dana proyek pembangunan parit beto sepanjang 130 meter di Kelurahan Tanjung Selamat Padang Tualang Kabupaten Langkat di laksanakan oleh kontraktor bernama ondim yang menurut informasi ia adalah adik kandung Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Proyek siluman yang tak tahu rimbanya ini tanpa menggunakan papan plang proyek sehingga mengundang kecurigaan dikalangan masyarakat, Ketika dikonfirmasi kepada lurah setempat, Jum’at pekan lalu, dengan tegas lurah mengatakan, sampai saat ini pihak kontraktor tidak pernah melaporkan tentang proyek tersebut, ia mengetahui adannya proyek itu setelah pembangunannya dilaksanakan.

Hasil investigiasi “Transparan” saat menemui (27/8) Yusnaidi, salah satu mandor mengatakan, “proyek ini adik Gubernur punya, Ondim namanya,” Proyek pembangunan parit beton di kelurahan tersebut dikerjakan diluar perhitungan sehingga daya tahan proyek pembangunan tidak bisa dijamin kemampuannya. Pasalnya, sejak awal proyek dilaksanakan sudah mengundang kecurigaan masyarakat. seperti lazimnya sebelum proyek dikerjakan pihak kontraktor lebih dahulu memasang plang proyek sehingga mereka dengan jelas mengetahui keberadaan proyek tersebut. Tetapi lain halnya dengan kontraktor Ondim sepertinya tidak mau tahu dengan komentar masyarakat.

Meskipun kontraktor adalah adik H. Syamsul Arifin, SE, jika menyalahgunakan proyek tersebut tetap dikenakan sangsi hukum, dilihat dari cara kerjanya seperti anak-anak dan acak-acakan serta yang ditemui dilapangan hanya tukang bangunan, sementara kontraktor cukup meneropong dari jarak kejauhan (Medan – Tanjung Selamat), sementara pengawas PU Sumut kemungkinan cukup bermain hand phone dengan kontraktor, jika bertemu yang sudah ditentukan untuk menerima sesuatu. Ada masyarakat yang menyatakan proyek ini siluman simsalabin, proyek bagaikan disulap sudah selesai dilaksanakan, tapi jangan ditanyakan soal mutu pembangunan proyek parit beton dikelurahan tersebut, hanya kontraktor dan pekerja bangunan yang mengetahuinya.

Masyarakat tidak mengetahui proyek tersebut bersumber dari APBD Sumut atau Kab. Langkat karena tidak tertera sumbernya alias plang proyek tidak ada, ini seperti kelinci percobaan, ungkp salah seorang wrga yang enggan namanya ditulis.

Masih menurut warga, dana pembangunan itu dari uang rakyat dan hasilnya juga untuk rakyat, jika mutu pembangunan proyek dibawah standar, maka yang dirugikan nanti bukan hanya pemerintah tapi juga rakyat termasuk warga di kelurahan Tanjung Selamat yang mengharapkan pembangunan itu dengan mulus.(TW27)

Iklan
Kategori:Daerah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: