Beranda > Daerah > Gara-Gara Salah Tulis, Proyek Jalan Gagal Dikerjakan

Gara-Gara Salah Tulis, Proyek Jalan Gagal Dikerjakan

Gara-Gara Salah Tulis, Proyek Jalan Gagal Dikerjakan

ACEH TAMIANG, Transparan- Sampai hari ini masyarakat Gampong Landuh Kecamatan Rantau Aceh Tamiang, belum bisa menikmati mulusnya jalan aspal yang didambakan warga setempat. Pasalnya, gara-gara salah tulis dalam pembahasan RKA, proyek pengaspalan jalan di Dusun Merak Jingga dan Dusun Rajawali, tidak jadi dikerjakan Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Aceh Tamiang. Hal ini diketahui dari hasil penelusuran Transparan Senin (31/8).

Datuk Penghulu Gampong Landuh Wan Aula, kepada Transparan mengatakan, sewaktu pengajuan proposal pada APBK Aceh Tamiang tahun anggaran 2009, tentang perbaikan jalan dengan cara (Pengaspalan) di Dusun Merak Jingga dan Dusun Rajawali sudah dilayangkan tahun sebelumnya. Tetapi sayang, sampai berita ini di turunkan tidak juga ada tanda-tanda akan perbaikan jalan dimaksud.

Ternyata, setelah melalui mekanisme pembahasan APBK Aceh Tamiang, Proyek Pengaspalan di Dusun Merak Jingga sepanjang 900 m, menyusut alias berubah menjadi paket Pengerasan Jalan dengan panjang 250 m dengan Pagu Rp.125 juta. Sementara di tempat yang sama proyek Pengaspalan di dusun Rajawali dengan panjang 400 m, juga berubah menjadi paket Pengerasan sepanjang 300m dengan pagu Rp.150 juta.

“Saat hendak dilakukan pengerjaan, Kasi Sarana Bidang Cipta Karya Tatang, melakukan pengecekan ke lapangan ternyata jalan di kawasan itu tidak mungkin di perbaiki melalui pengerasan, karena kondisi jalan sudah pernah di aspal sebelumnya, ujar dia.

Tatang juga tidak mengerti, mengapa bisa terjadi kesalahan pengajuan paket pekerjaan, kalau dikerjakan sesuai petunjuk, tentunya jalan di Dusun Merak Jingga dan Rajawali akan menjadi masalah besar, itu sama saja merusak jalan yang ada dan memuda-kan kembali jalan itu.

Lalu,  Dinas Pekerjaan Umum Aceh Tamiang melakukan revisi ulang tentang paket-paket pekerjaan yang salah dan akan dibahas dalam APBK Perubahan pada tahun ini. Karena, selain kesalahan bentuk paket proyek di lingkungan Gampong Landuh, kesalahan yang sama juga terjadi di Gampong Sukaramai Kecamatan Rantau.

Hal senada juga dikatakan, Kepala Bidang Bina Program Dinas Pekerjaan Umum Aceh Tamiang, Zulkifli ST, pihaknya juga tidak mengetahui letak kesalahan pengajuan paket pekerjaan tersebut. Anehnya, jalan yang sudah pernah di aspal kenapa harus dilakukan pengerasan lagi. Untuk itu, maka dilakukan revisi ulang tentang paket dimaksud agar dapat masuk dalam APBK perubahan tahun ini. Menurutnya, meski telah dilakukan revisi tahun ini, namun belum tentu dapat dikerjakan, karena harus melalui proses tender/pelelangan lagi. Sedangkan waktu pelelangan bisa mencapai 40 hari dari proses tender dimaksud, lagi pula waktunya yang sudah sangat mendesak. Sehingga tidak memungkinkan dapat dilaksanakan pada tahun ini, ujarnya.

Menurut salah seorang anggota DPRK Dapil I Aceh Tamiang Ir. Syaifannur,  “Sesuai usulan masyarakat dan hasil reses anggota DPRK Aceh Tamiang daerah pemilihan I agar jalan di dusun Merak Jingga dan Rajawali segera diaspal, karena sejak masa Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur sudah beberapa kali pengerasan jadi diharap jalan tersebut di aspal sebesar anggaran yang disahkan sesuai pembahasan APBK tahun 2009”.

Syaifannur menambahkan, pada saat pengesahan anggaran, paket tersebut masih berjudul Proyek Pengaspalan untuk dusun Merak Jingga dan Rajawali. (TR09/TR13)

Iklan
Kategori:Daerah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: