Beranda > Nusantara > Proyek Multiyear Telan Dana APBD 32 M

Proyek Multiyear Telan Dana APBD 32 M

TANJUNG BALAI, Transparan- Proyek multiyear yang dibangun bergandengan dengan pelabuhan Rol and Rol (Roro) di Parit Rampak Kelurahan Sei Raya Kecamatan Meral Kabupaten Karimun, menelan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kepri sebesar Rp.32 Milyar. Setelah pembangunan itu dinyatakan rampung, akhirnya diresmikan pemakaiannya oleh Bupati Karimun H Nurdin Basirun S.Sos, M.Si, belum lama ini. Sedangkan pelabuhan Rol and Rol belum diresmikan pemakaiannya. Demikian Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun H Cendra MBA didampingi Kasi Perhubungan Laut Arie Wijoyo menjelaskan saat diwawancarai Transparan di ruang kerjanya pada hari Jumat pekan lalu.

Saat ditanya kira-kira kapan akan dilakukan peresmian pelabuhan Roro itu, H Cendra MBA mengatakan, bahwa ia tidak punya wewenang untuk menjawabnya karena itu merupakan wewenang pusat dan kepala dinas. ‘Jadi saya no comment’, ungkapnya kepada Transparan.

Lokasi pelabuhan pemda yang bergandengan dengan pelabuhan Roro yang dibangun diatas tanah seluas ± 4 Ha itu, walaupun sudah diresmikan pemakaiannya tetapi kondisinya sangat mengkhawatirkan karena terancam roboh. Dikatakan demikian karena belum lama ini saat dilakukan pemantauan ke lokasi pelabuhan dan melihat dari dekat kondisi bangunan itu goyang apabila disandari kapal yang tonase muatannya di bawah 100 Ton.

Beberapa sumber dari masyarakat setempat daerah itu saat dimintai komentarnya mengatakan di satu sisi kita sangat mendukung program pemerintah dalam menata pembangunan di segala bidang dalam arti positif tetapi di lain pihak kalau kondisi bangunan pelabuhan Roro seperti yang kita lihat sekarang ini, bagaimana dengan program pembangunan kabupaten Karimun ini kedepan untuk jangka menengah dan panjang bisa seperti yang kita harapkan. Ungkap mereka dengan nada pesimis.

Dari ungkapan dan pengakuan kepala dinas perhubungan melalui Kasi Hubungan Laut Arie Wijoyo dan PPTK Erman Talib mengatakan, anggaran yang digunakan untuk pembangunan pelabuhan pemda itu, berasal dari dana APBD Tingkat I Provinsi Kepri sebesar Rp. 32 Milyar. Secara detail dia menjelaskan pagu anggaran sebesar Rp. 33 Milyar dan harga penawaran kontraktor selaku pemenang tender sebesar Rp. 32 Milyar. Dana sebesar itulah yang dikerjakan oleh kontaraktor selama ini, tanpa menjelaskan siapa pemenang tender proyek itu.

Saat ditanya apakah dana sebesar itu untuk seluruh kegiatan termasuk pembebasan lahan. ‘Oh tidak, kalau anggaran Tingkat I hanya digunakan untuk pembangunan pelabuhan pemda, sementara untuk pelabuhan Roro itu dana APBN, jadi berapa jumlahnya kami tidak tahu’, ungkapnya polos. Sedangkan proses pembebasan lahan adalah menjadi tanggung jawab Pemda Karimun c/q bagian Tata Pemerintahan (Tapem), ungkapnya sambil memanggil staf untuk menghadirkan Erman Talib selaku pejabat PPTK untuk memberi penjelasan kepada Transparan.

Saat ditanya adanya kegiatan disamping sebelah kanan masuk pelabuhan terlihat penimbunan tanah urug yang kondisi temboknya pecah atau retak, menurut Erman, itukan fungsinya untuk menahan abrasi apabila terjadi air pasang besar (Pasang keling istilah masyarakat setempat-red). Jadi itu rasanya tidak mempengaruhi pembangunan pelabuhan Roro maupun pelabuhan Pemda, tambahnya.

Apabila dilihat dari besarnya anggaran yaitu Rp.32 Milyar, ditambah dana APBN yang tidak diketahui secara persis jumlah pastinya, sebagaimana pengakuan Arie Wijoyo untuk membangun pelabuhan Roro dan pelabuhan Pemda Karimun termasuk infrastruktur lainnya seperti rumah dan gudang di kawasan itu, maka sudah sewajarnya Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat dan Daerah Provinsi Kepri turun untuk mengaudit anggaran dana tersebut demi transparansi. (TB 2

Iklan
Kategori:Nusantara Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: