Beranda > Daerah > LAUNCHING BACA TULIS AL-QUR`AN UNTUK GENERASI MUDA

LAUNCHING BACA TULIS AL-QUR`AN UNTUK GENERASI MUDA

BANDA ACEH,Transparan-Launching program pembelajaran baca tulis al-qur`an dan akhlak bagi pelajar di Aceh yang diikuti oleh kepala sekolah se-kabupaten/kota seluruh Aceh, kepala Disdik propinsi, kepala Disdik kota Banda Aceh.

Dalam kata sambutannya Gubernur Aceh yang dibacakan asisten III Sekda Aceh, Drs.Bachtiar menyatakan “Banyak upaya konkret yang telah dilakukan untuk menegakan Syariat Islam diTanah Rencong. Serta membentuk landasan hukum dalam Qanun dibidang Syariat Islam. Telah ada MPU, MAA, MPD, Dinas Syariat Islam, Mahkamah Syariat, dan Polisi Syariat (WH). Semua ini merupakan bagian dari upaya untuk menegakkan Syariat di bumi Aceh. Berbagai upaya terus ditempuh untuk penerapan pelaksanaan Syariat Islam, namun hingga sekarang belum sepenuhnya terwujud sebagaimana yang diharapkan, terutama sekali pada tatanan praktek terhadap nilai-nilai syariat dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Aceh dalam peluncuran program pembelajaran baca tulis al-qur`an dan akhlak dimulai bagi pelajar di Aceh. Peluncuran program pembelajaran baca tulis al-qur`an dan akhlak mulai ini merupakan salah satu kebijaksanaan yang diambil dalam rangka mendukung pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. Secara khusus, program ini diupayakan untuk menumbuh kembangkan kegiatan pendidikan (sekolah) yang berakar Syariat Islam. Sebab, sebagaimana diketahui bahwa secara yuridis formal untuk wilayah Aceh telah diberikan kewenangan untuk menerapkan Syariat Islam secara kaffah. Masalahnya sekarang ialah bagaimana kita mewujudkan masyarakat Aceh yang taat, patuh, dalam menjalankan Syariat Islam secara kaffah. Kalau ternyata program ini tidak mampu memberikan pemahaman secara basic kepada para generasi Islam di Aceh. Berarti kesalahanya ada di pihak kita semua, tidak ada lagi alasan menyalahkan orang lain.

Kadis Disdik Propinsi Aceh M.Ilyas menyatakan, sudah ada kurikulum yang berlaku tentang baca al-qur`an untuk anak didik tapi belum diterapkan tapi kini saatnyalah kita wujudkan keinginan kita apalagi sudah ada 2800 orang guru untuk kita sebarkan ke sekolah-sekolah agar tiap-tiap murid dapat mempelajari al-qur`an lebih mendalam bagi kita masyarakat Aceh, nilai-nilai social budaya yang kita yakini adalah bersumber dari Syariat Islam. Sistem sosial masyarakat Aceh dibentuk, dibangun dan ditegakkan atas landasan Syariat Islam, “Adat ngon hukom lagee zat ngon sifeut”. Karena itu mengajari anak didik memahami Islam berarti sekaligus mendidik anak mereka memahami dan meyakini nilai-nilai sosial budaya masyarakat Aceh. Implementasinya dapat dilakukan dengan aneka cara, Termasuk melalui pembelajaran baca tulis al-qur`an dan pendidikan budi pekerti guna membentuk anak didik yang memiliki nurani dan budi pekerti yang luhur dan berakhlak mulia. Sehubungan dengan itulah apa yang kita luncurkan hari ini memiliki makna yang amat penting dalam membangun generasi penerus yang memiliki karakter sesuai dengan Syariat Islam. Melalui pengenalan sejak dini terhadap al-qur`an dan pendidikan akhlak mulia, anak didik kita akan menjadi generasi penerus masa depan yang kita banggakan, pandai, cerdas, jujur, dan berakhlak mulia.

Selanjutnya pidato Bachtiar dalam skop yang lebih luas, yakni dalam berbangsa dan bernegara kita semakin terjebak ke dalam pola kehidupan antiklimak dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosiokultural. Kekayaan dan kearifan nila-nilai social budaya bangsa yang kita miliki semakin tidak teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Beragam tindak kriminal yang selama ini hanya kita tonton melalui film, kini hadir disajikan melalui media masa, termasuk yang terjadi di Aceh. Memang banyak pihak berasumsi bahwa eskalasi tindak kriminalitas dewasa ini di Aceh semakin tinggi disebabkan oleh faktor kemiskinan dan persaingan hidup yang demikian ketat dan kompetitif. Namun kita yakin hipotetik ini tidak sepenuhnya benar. Sebab, secara riel tingkat kesejahteraan masyarakat kita sekarang jauh lebih baik dibandingkan dengan 20 atau 10 atau tahun lalu. Tapi ada yang kita saksikan, ternyata 20 atau 10 tahun lalu peristiwa kriminal di Aceh tidak sesering sekarang ini.

Dalam wawancara kami dengan salah satu kepala sekolah SD 22 yang juga peserta dalam acara ini yaitu Ibu Yusfaini mengatakan penambahan kurikulum untuk tingkat SD cukup bagus, apalagi sudah disediakan guru kontrak untuk baca dan tulis al-qur`an dan itu sudah disetujui oleh komite sekolah, kemajuan yang sangat bagus dalam dunia pendidikan apalagi yang kita tau selama ini pelajaran akhlak buat anak didik sering disalah artikan oleh para siswa, jadi disinilah kita akan berusaha untuk mencetak generasi yang tau menghormati guru dan orang tua, dan yang penting tau dalam baca dan tulis al-qur`an. Namun demikian, yang perlu diingatkan bahwa sebaik apapun program yang diluncurkan tidak akan berdampak positif terhadap tujuan yang ingin di capai, jika tidak disertai dengan niat yang baik dan ketulusan serta kerja keras semua pihak. Ini perlu di tegaskan kembali mengingat banyak program Excellent yang diluncurkan, tapi berakhir dengan ketidakjelasan implementasinya. Bahkan Launching ini dilaksanakan demikian meriah dan di tempat yang megah pula, tapi Follow Up nya tidak ada sama sekali. Untuk itu program pembelajaran baca tulis al-qur`an akhlak mulia bagi siswa sekolah yang diluncurkan diharapkan jangan mengalami nasib serupa dengan sejumlah program yang telah diluncurkan sebelumnya. Jika tidak mau dinilai sebagai orang tua yang gagal suatu saat nanti, marilah bekerja hari ini dengan sungguh-sungguh di jalur yang benar untuk masa depan anak cucu kita. (TB01)

Iklan
Kategori:Daerah Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: