Beranda > Nusantara > Jembatan Maut Ancam Keselamatan

Jembatan Maut Ancam Keselamatan

Dua murid SD turun dari sepedanya saat akan melalui Jembatan Patimura / Jembatan Teluk Bakung Milik Propinsi Sumatera Utara, yang berada di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Senin 3 Agustus 2009. yang mengalami kerusakan parah. (RUDI TARIGAN)

Dua murid SD turun dari sepedanya saat akan melalui Jembatan Patimura / Jembatan Teluk Bakung Milik Propinsi Sumatera Utara, yang berada di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, Senin 3 Agustus 2009. yang mengalami kerusakan parah. (RUDI TARIGAN)

TANJUNG PURA, Transparan- Jembatan di jalan Patimura Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, mulai tampak keropos bahkan sebahagian besar papan lantai jembatan mengalami pelapukan, sehingga sering terjadi kecelakaan yang berakibatkan jatuhnya korban jiwa. Setidaknya itu yang diakui Syamsuddin, (51), warga Desa Teluk Bakung kepada Transparan pekan lalu.

Menurutnya, kerusakan jembatan tersebut sudah berjalan selama bertahun-tahun, namun yang paling parah kerusakannya 2 tahun belakangan ini. Jembatan Patimura atau Teluk Bakung, pernah menjadi jembatan utama jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) pertama di kecamatan Tanjung Pura, “Jembatan Patimura merupakan salah satu jembatan lama peninggalan jaman belanda.” katanya.

Diceritakan, jembatan Patimura (Teluk Bakung) merupakan jembatan putar, karena, pada jaman dahulu jembatan tersebut bisa membuka jalur Sungai Batang Serangan di Tanjung Pura, ketika kapal di jaman kerajaan melintasi jalur sungai tersebut.

Namun setelah di bangun satu buah jembatan baru beberapa tahun lalu di jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang baru, sekarang berada di jalan Pangkalan Berandan Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, jembatan bersejarah itu, kinipun ditinggalkan dan di terlantarkan.

Dari pengakuan warga sekitar, pemerintah hanya melakukan perawatan ringan terhadap jembatan dimaksud, seperti halnya penggantian papan lantai jembatan. “Papan yang digunakan juga bukan papan yang bermutu, sehingga gampang sekali lapuk,” ungkapnya.

“Sedikitnya, puluhan orang pernah mengalami kecelakaan dan terjatuh ketika melintasi jembatan tersebut,” sebut warga lain, Ucok (48), bahkan lanjutnya pada beberapa minggu lalu, salah seorang warga Kelurahan Pekan Tanjung Pura bernama Rajali Auli (50) menjadi korban saat melintas di jembatan itu, akibatnya dia mengalami cidera yang cukup serius sehingga harus dirawat di RSUD Tanjung Pura hingga saat ini.

Menyikapi persoalan ini, Wakil Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Langkat Adlla Yessa, mengatakan, seharusnya pihak Dinas Jembatan dan Jalan Propinsi Sumatera Utara lebih tanggap mengingat jembatan tersebut merupakan salah satu sarana penting bagi masyarakat dan dalam perawatan dan pemeliharaannya menjadi wewenang pihak propinsi dan bukan wewenang pihak Pemkab Langkat. (TW11)

Iklan
Kategori:Nusantara Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: