Beranda > Daerah > Keluarga, Institusi Awal Pendidikan Anak

Keluarga, Institusi Awal Pendidikan Anak

TAKENGON, Transparan- Dalam pendiAdikan, keluarga  merupakan institusi pertama  yang melakukan  pendidikan dan pembinaan terhadap anak. Karena lingkungan keluarga adalah dasar kepribadian anak dibangun.

Dalam lingkungan keluarga kata Sekda Aceh Tengah, Muhammad Ibrahim  Kamis, pekan lalu saat membuka pelatihan penerapan Alat Peraga Edukatif, (APE),  di SMP Negeri- 5 Pegasing, Kecamatan Pegasing,  anak  dibimbing  untuk mengenal Sang Penciptanya, berprilaku dan bersikap baik dalam keseharian. “Selain di tengah-tengah keluarga, lingkungan masyarakat juga menjadi tempat untuk anak menjalani aktivitas sosialnya sehingga dapat  mempengaruhi baik buruknya  proses pendidikan.”kata Muhammad Ibrahim.

Menurut dia, anak merupakan satu kesatuan dengan masyarakat. Berinteraksi dalam lingkungan sangat ber-pengaruh dalam pertumbuhan  dan perkembangan anak. Sementara negara sebagai penyelenggara pen-didikan wajib mencukupi segala sara-na untuk kebutuhan pendidikan  secara layak. Makanya, menjawab persoslan tersebut negara wajib menyediakan tenaga pendidik yang handal dan memiliki kepribadian Islam yang luhur. Salah satu peran pemerintah, khususnya Aceh Tengah dalam hal ini adalah menyelenggarakan dan me-lakukan pembinaan PAUD.

Namun sisi lain maju mundur-nya PAUD sangat ditentukan oleh tenaga pendidik  PAUD itu sendiri. Dari hasil pengamatan selama ini,  terdapat kelemahan PAUD dari sisi pembelajaran. Hal tersebut disebabkan banyak faktor diantaranya, latar belakang  pendidikan guru PAUD yang bersangkutan.

Menjawab hal tersebut Dinas Pendidikan melalui bidang Pendidikan Luar Sekolah, (PLS) mengambil inisiatif untuk mengadakan pelatihan kepada para tenaga pendidik PAUD. Dengan pelatihan tersebut  para tenaga pendidik  dapat menyerap pe-ngetahuan, keterampilan  serta pengalaman  dari narasumber yang sengaja dihadirkan dari Jakarta.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud, Drs. H. Taufik, MM menyebutkan berdasarkan SK Mendiknas No. 070/P/2006  telah ditetapkan 21 Provinsi dan 50 Kabupaten/Kota yang menjadi daerah  layanan PAUD. Salah satu dari 21 kabupa-ten itu adalah Aceh Tengah. Sebagai tindak lanjut dari SK Mendiknas itu  untuk daerah dataran tinggi Gayo kini telah terbentuk sebanyak 60 Tim Pengelola  Kegiatan (TPK) PAUD di 30 kampung. Untuk mengisi lembaga PAUD telah direkrut  tenaga pendidik  dan Child Develoment Work sebanyak 120 orang. Dari jumlah itu memiliki kualifikasi pendidikan SLTA, D-1, D-2, D-3 dan S-1. Setiap lembaga PAUD telah ditempatkan  satu orang Child Develoment Work.

Taufik MM menambahkan peserta yang mengikuti pelatihan selama tiga hari yakni mulai tanggal 6 sampai 8 Agustus 2009 tersebut  tercatat sebanyak  80 orang  terdiri dari Guru PAUD dan Child Develoment Work sebanyak 74 orang dan unsur pengawas 6 orang.  Sedangkan untuk instruktur yang didatangkan dari Bandung  yakni, DR. Amri, Shofi, MM dan Titin, MM. (TW06)

Iklan
Kategori:Daerah Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: