Beranda > Religi > Jalan Menuju Surga

Jalan Menuju Surga

Oleh  Drs. Mursyidin Budiman

Pada saat pertama kali Nabi Muhammad SAW menyerukan “Aku adalah Rasul Allah ( utusan pembawa risalah ) dari Allah SWT”. Masyarakat Mekkah pada saat itu tidak bersedia menerima kenyataan tersebut, namun mereka tidak punya alasan apapun untuk menolak  pernyataan Muahammad SAW.  Disamping itu masyarakat Mekkah sudah lama mengenal Muhammad sebagai orang  yang terpercaya (Al- Amin).

Lalu nabi Muhammad SAW menyerukan “Kelak akan tiba hari pembalasan dan manusia akan menerima catatan perhitungan amal masing –masing, ada yang menerima ganjaran pahala dan atau siksa sesuai dengan timbangan amal manusia pada hari kemudian”. Seruan inilah yang sangat mendasar bagi sebagian golongan penduduk Mekkah menyanggah habis-habisan. Risalah Nabi Muhammad SAW “dan mereka selalu berkata : apakah benar setelah kami mati lalu menjadi debu dan tulang belulang, kemudian dihidupkan kembali?”. (Al-quran surat Al waqiqh ayat 47-48).

“Katakanlah (wahai Muhammad SAW) sesungguhnya manusia semuanya akan dibangkitkan oleh Allah SWT, baik dari umat terdahulu hingga umat akhir zaman. Semua akan dihimpun bersama-sama pada hari yang telah di permaklumkan, lalu, sesungguhnya bagi kamu, wahai orang- orang yang sesat lagi mendustakan, niscaya akan makan dari pohon Zaqqum, yang akan memenuhi perutmu , lalu kamu minum air yang sangat panas. Kamu minum air itu laksana unta yang sangat kehausan. Itulah hidangan untuk mereka di hari pembalasan”, (Al-Quran surat Al Waqiah ayat 49-50).

Para penduduk Mekkah yang tidak beriman pada waktu itu terbiasa menyatakan “ kapan datangnya hari itu jika perkataanmu sungguh benar ?”(QS Al-mulk ayat 25). “Katakanlah wahai Muhammad! sesungguhnya pengetahuan atas hari kiamat itu hanya pada Allah semata. Dan sesungguhnya saya ini hanyalah sebagai pemberi peringatan yang jelas”, (QS Al-mulk ayat 26). Olok-olokan yang kerap dilontarkan oleh kafir Mekkah dijawab oleh Allah SWT, “sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui “, (QS An-Naba’ ayat 4-5).

“Dan bagi orang-orang kafir (menentang dan ingkar ) kepada Allah SWT akan memperoleh siksa neraka jahannam. Itulah seburuk-buruk tempat kembali. Ketika mereka dilemparkan kedalam neraka, mereka mendengar suara mengerikan gemuruh menggelagah. Seolah neraka itu hampir pecah karena marah. Setiap kali sekelompok orang-orang kafir dilemparkan kedalam neraka, penjaga neraka bertanya “Apakah tidak pernah datang kepada kalian seorang pemberi peringatan semasa kamu hidup didunia?”. Mereka menjawab “Benar, namun kami mendustakan dan kami katakan kepadanya Allah tidak menurunkan sesuatupun, dan kamu hanyalah yang teramat sesat!seandainya saja kami mau mendengarkan perkataannya dan menggunakan akal kami, tentulah kami tidak akan berada diantara para penghuni neraka “, (QS Al-mulk ayat 6-10).

“Dan bagi yang diberikan catatan dari sebelah kirinya, berkatalah ia, alangkah baiknya seandainya  tidak diberikan kepadaku kitabku ini . dan aku tidak mengetahui hisab terhadap diriku, sekiranya kematian itu adalah akhir dari segalanya. Hartaku telah tiada menguntungkanku sedikitpun ,dan begitupun kekuasaanku yang membawa kepadaku kehancuran telah sirna”, (QS Al-haqqah ayat 25-29).

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa (muttaqin) berada didalam surga dengan penuh kenikmatan, mereka bersuka ria dengan apa yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT kepada mereka, dan Allah SWT telah menyelamatkan mereka dari siksa api neraka (kepada mereka akan dikatakan), “makan dan minumlah sepuas kalian”. “Mereka akan bersandar santai diatas tahta yang bersusun berderetan, dan Kami kawinkan / nikahkan mereka dengan bidadari-bidadari dengan mata berbinar nan elok”, (QS Ath-thuur ayat 17-20) . “Adapun orang-orang yang diberi catatan perbuatan dari sebelah kanannya, maka mereka berkata kepada yang lain, ambilah dan bacalah kitabku ini!

Sesungguhnya aku dahulu selalu yakin bahwa kelak aku pasti akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu akan berada dalam kehidupan yang penuh dengan ridha Allah SWT . Didalam surga yang tinggi, disana banyak buah-buahan yang amat rendah dan dekat, (kepada mereka dikatakan) “ makan dan minumlah senyaman–nyamannya disebabkan apa-apa yang telah kalian kerjakan di hari-hari mu di dunia yang telah lalu”, (QS Al-haqqah ayat 19-24). “Sesungguhnya para penghuni surga pada hari itu akan sibuk dengan segala hal yang nyaman dan menyenangkan. Mereka bersama pasangan-pasangan mereka bersantai dengan nyaman dan bersandar diatas dipan-dipan. Di surga mereka memperoleh buah-buahan dan apa saja yang mereka minta / ingin selalu ada tersedia. (kepeda mereka dikatakan) “Salam” sebagai ucapan selamat dari Tuhan yang Maha Penyayang “, (QS yaasinn ayat 55-58).

Allah SWT telah membuktikan gambaran yang sangat rinci supaya manusia paham baik pada saat manusia menjelang ajal (sakratul maut) lalu melewati alam kubur (barzah), lalu sampai di pengadilan akhirat. Itu semua adalah proses yang harus dilalui oleh setiap insan ciptaan Allah SWT setelah menempuh hidup di alam ruh, alam rahim, dan dialam duniawi. “Bukankah telah Kami (Allah SWT) ciptakan bumi sebagai hamparan yang terbentang luas, dan gunung-gunung sebagai pancang-pancang yang kokoh, dan Kami ciptakan kalian (manusia) berpasang-pasangan, dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat , dan Kami jadikan malam sebagai selimut  dan siang hari untuk penghidupan kalian . dan bukankah telah kami ciptakan diatasmu tujuh lapis langit yang kokoh , dan Kami telah letakkan padanya sinar yang terang benderang . dan bukankah telah Kami turunkan air dari awan agar dengannya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan. Dan kebun-kebun yang subur”, (QS An-naba’ ayat 6-16).

Sebenarnya Allah SWT mengutus Rasulullah supaya semua umat manusia di dunia ini memilih jalan menuju surga dengan cara meninggalkan semua larangan dan melaksanakan semua perintah Allah SWT.  Demikian secuil pesan yang bersumber dari Al-quran dan Hadist.

(Majelis Syura Forum Penegak Syariat Islam (FPSI) Kota Langsa Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Langsa)

Iklan
Kategori:Religi Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: