Beranda > Nusantara > Bupati Karimun Minta Dana CD Segera Direalisasikan

Bupati Karimun Minta Dana CD Segera Direalisasikan

TANJUNG BALAI, Transparan- Proses penyerahan dana CD (Comunitty Development) oleh pihak terkait kepada yang terkena dampak dari tahun ke tahun tidak efektif sebagaimana yang diharapkan. Oleh karenanya maka Bupati Karimun H.Nurdin Basirun S.SOs.M.Si. minta agar dana CD itu segera direalisasikan secara transparan sehingga tidak membingungkan masyarakat.

Demikian Suhidarman So’id salah satu dari anggota peserta rapat Forum Komunikasi Pengenbangan Wilayah dan Pengem-bangan Masyarakat (FKPWPM) mengutip pembicaraan Bupati Karimun pada Transparan disuatu kesempatan. Rapat dipusatkan diruang kerja Bupati Karimun dihadiri utusan masyarakat yang tergabung dalam FKPWPM. Dari 54 desa/kelurahan se-Kabupaten Karimun berdasarkan data yang diterima, ternyata yang hadir pada kesempatan itu 39 desa/kelurahan utusan masyarakat.

Ini memberi pengertian bahwa selama ini baru 15 desa/kelurahan yang menerima dana bantuan CD tersebut tanpa diuraikan masyarakat dari desa dan kelurahan mana saja yang sudah menerima dana bantuan tersebut. Dana CD perusahaan tambang granit akan diserahkan kepada masyarakat, tidak perlu ditahan tahan, prosesnya harus cepat dan transparan untuk direalisasikan, pinta Nurdin pada kesempatan itu.

Dikatakan dia bahwa proses pemberian dana CD kepada masyarakat adalah bedasarkan peraturan Bupati Karimun (Perbup) No.13 Th. 2008. Dasar diterbitkannya perbup adalah mengacu pada UU No.40 Th.2007 tentang perseroan terbatas. Pada pasal 74 UU No. 40 Tahun 2007 mengatur tentang tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan yang terkena dampak Corporate social responsibility (CSR). Masih menurut Nurdin selain Undang-Undang sebagaimana disebutkan diatas, UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Pasal 95 point (d) menyebutkan kewajiban perusahaan tambang untuk melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat dilingkungan perusahaan, wajib memberdayakan masyarakat dengan memberikan bantuan dana CD (Comunitty Development).

Yang menjadi permasalahan sekarang, dana CD yang digulirkan perusahaan tambang granit dari tahun 2007 sebesar Rp. 22,7 M. prosesnya tidak jelas dan kesannya ditutup-tutupi. Setelah Transparan menelusuri permasalahan tersebut dan menurut pengakuan Anis Bendaharawan Umum Daerah (BUD) pemkab Karimun dengan tegas mengatakan dana CD itu masih tersimpan di bank menggunakan rekening pemkab alias dimasukan ke dalam dana APBD TA 2007 tanpa dijelaskan di bank mana dana itu disimpan.

Di lain pihak, dana CD tahun anggaran 2008 yang juga jumlahnya puluhan miliyar tidak jelas arahnya dan sekarang sudah masuk tahun anggaran 2009. ‘Mau dikemanakan dana masyarakat yang terkena dampak, dan akan diapakan uang itu ? Untuk memperkaya diri pribadi dan kelompok tertentu ?’, Ungkap sumber pada Transparan dan berharap untuk tidak dipublikasin namanya di media.

Secara terpisah Syaiful SH, Ketua LSM KPPK pada mengatakan, dana CD adalah dana yang bentuknya kompensasi perusahaan terhadap masya-rakat yang terkena dampak. Jadi kalau dilihat secara sederhana melalui kacamata orang awam, uang itu harus diserahkan langsung oleh perusahaan kepada masyarakat tanpa melibatkan pihak ketiga. Kalau adapun pihak ketiga, tentunya hanya melibatkan ketua RT dan RW setempat yang mengetahui persis kondisi dan keadaan masyarakat dalam lingkungan kerja.

Sementara kondisi yang ada sekarang ini kata Syaiful , kita tidak mengerti dan bahkan bingung. Artinya kalau dilihat dari carut marutnya permasalahan yang ada saat ini, bisa dikatakan, telah ada semacam konspirasi antara perusahaan dan pemerintah untuk menggerogoti uang rakyat. Dikatakan demikian, karena acuan kerja sebagai landasasn hukum tentang pengelolaan dana CD adalah UU No. 40 Tahun 2007 tentang pengelolaan dan pembagian dan CD. (TB 20)

Iklan
Kategori:Nusantara Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: