Beranda > Daerah > Tiga Tahun Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe

Tiga Tahun Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, Transparan- Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe kini memasuki tahun ajaran ke tiga setelah sekolah yang dibangun Media Group pimpinan Surya Paloh ini secara resmi dibuka pada 14 Juli 2006 lalu. Sekolah yang lahir dengan latar belakang bantuan untuk anak-anak korban musibah Tsunami, tergolong cukup mewah.

Dengan bangunan gedung yang terlihat begitu megah indah dan asri, khusus untuk calon siswanya tetap diprioritaskan bagi anak anak korban tsunami, korban konflik dan anak dari keluarga kurang mampu. Meski rencana awalnya demikian, namun belakangan karena jumlah siswa yang sedikit, terpaksa dibuka untuk umum.

Sekolah Sukma dibangun diatas tanah seluas 40.000.000 meter dan luas seluruh bangunan 15.000.000 meter tersebut, dilengkapi berbagai fasilitas diantaranya Perpustakaan, Ruang Administrasi, Koperasi, Mushalla, Laboratorium, Ruang Multi Media, Ruang Serba Ada dan Common Room untuk Putra Putri.

Selain fasilitas yang len-gkap sekolah ini juga didukung oleh kualifikasi Dewan Guru minimal S1. Meskipun ada juga yang didatangkan dari luar Aceh namun 75% guru yang mengajar di sekolah ini berasal dari daerah Aceh sendiri. Kepala Sekolah SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sarli Vanti, S.Pd sendiri asal Lhokseumawe Alumnus FKIP Unsyiah Banda Aceh.

Proses belajar mengajar menggunakan  sistim full day, Senin sampai  Jum’at mulai pukul 7.30 Wib s/d 15.30 Wib, dan  hari Sabtu  diadakan  Excul ( Extra Curiculer ),  sedangkan  untuk  Lokal ( Rombel) menggunakan konsep Moving Class (lokal tertentu), yaitu setiap murid akan memasuki lokal tertentu sesuai dengan  mata pelajaran yang akan diikuti.

Kemudahan lainnya yang diberikan  oleh sekolah ini adalah semua murid  mendapatkan Biaya Siswa yang bersumber dari Subsidi Silang uang BPP ( Biaya Partisipasi Pendidikan ) yaitu iuran  bulanan  murid yang jumlahnya bervariatif sesuai tingkatan pendidikan.

Dalam keterangannya kepada transparan Sabtu lalu, (8/8), Kepsek SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, Sarli Vanti, S.Pd mengatakan, semua murid yang belajar di Sukma mendapatkan bea siswa, bukan hanya untuk kriteria murid berprestasi, korban tsunami, korban konflik atau anak keluarga kurang mampu”.

Sarli juga menambahkan tidak ada kendala yang signifikan.  Saat ditanyakan apakah  kendala yang dihadapi oleh pihak sekolah mengingat angka kelulusan sekolah Sukma lebih rendah dari sekolah swasta lainnya namun Kepsek menolak memberikan keterangan.

Meskipun ditunjang fasilitas yang lengkap dan mewah serta kualitas guru tang tinggi namun sekolah Sukma diusianya yang ketiga tahun belum mampu mencapai target angka kelulusan yang tinggi Kepsek mengaku tidak adanya kendala yang signifikan namun kenyataannya sekolah ini masih dibawah se-kolah swasta lainnya.  ( TW02)

Iklan
Kategori:Daerah Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: