Archive

Archive for the ‘LAPORAN UTAMA’ Category

Kais Pagi Makan Petang

Oleh Putra Zulfirman

peotMeski keadaan cuaca tak begitu bersahabat, namun tidak melunturkan semangat kerja M. Kaoy (77), warga Desa Ie Bintah Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang untuk membersihkan kebun yang akan ditanami jagung.

Kebun yang berukuran lebih kurang 3 hektar tersebut selain terdapat tanaman jagung, kacang, pisang dan kelapa juga terdapat gubuk (rumah) ukuran 4×6 meter tempat ayah enam anak ini bernaung dari sengatan panas matahari dan hujan.

BACA SELENGKAPNYA

Kategori:LAPORAN UTAMA Tag:

Jembatan Putus, Kuta Makmur Kian Memperihatinkan

Jembatan

NAGAN RAYA,Transparan – Masyarakat Kuta Makmur Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya, sejak enam bulan terakhir harus menyeberang sungai dengan menggunakan rakit, atau bila ketinggian air hanya mencapai satu meter, maka masyarakat yang melalui jalur Keude Simpang Peut menuju Desa Kuta Makmur harus rela berbasah ria untuk dapat tiba tempat tujuannya, pemandang seperti inilah yang terpampang ketika Transparan mengunjungi Desa Kuta Makmur pekan lalu. Baca selanjutnya…

Kategori:LAPORAN UTAMA Tag:

Hakikat Orientasi Mahasiswa Baru

LANGSA, Transparan- Kegiatan masa perkenalan mahasiswa baru (Maspamaru) dalam rangka melaksanakan orientasi kampus di Universitas Samudra Langsa, bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemampuan calon mahasiswa selain sabagai salah satu upaya untuk lebih mendekatkan diri kepada lingkungan kampus, sehingga dipandang perlu untuk mengikuti Maspamaru sampai dengan selesai, apabila ada mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut, maka jangan harap dapat dilibatkan dalam organisasi internal kampus, baik itu badan eksekutif mahasiswa maupun senat mahasiswa fakutas. Demikian yang di katakan Rektor Unsam Langsa Ir.H Bachtiar Harun MS saat membuka acara Maspamaru. Minggu (16/8) di halaman kampus. Baca selanjutnya…

Kategori:LAPORAN UTAMA Tag:

Haruskah Hidup Tetap Begini?

TRANSPARAN EDISI 11 .pmd

Muslim bersama istri menatap kosong penuh harap didepan gubuk yang dijadikan tempat tinggal, Rabu (19/8). Meski telah mengajukan proposal bantuan rumah, tetap saja mereka hidup bak tunawisma.(CHAIDIR AZHAR)

Jauh dari pemukiman penduduk Desa Ujong Tanjong Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat. Tampak dua sosok anak manusia, yang sudah setengah baya dengan wajah pucat pasi menatap kosong kearah genangan air yang menghiasi halaman rumahnya. Muslim(39) dan Surati (35), adalah sepasang suami-istri dengan 3 orang putra yang sudah putus sekolah.

“Mampir dik, ucapnya, hati-hati banyak lintah, kalian mau kemana….? ” kata Surati ditemani suaminya Muslim, menyambut kedatangan Transparan yang hendak kerumah nya. “ Dia mengatakan, dulu disini adalah bekas relokasi korban tsunami dari Desa Suak Indrapuri Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, tetapi sekarang, udah sepi mereka sudah pindah karena dapat rumah bantuan, nah….begini lah kondisi rumah kami, sekarang tinggal kami berdua yang menetap disini”, ucap Surati. Baca selanjutnya…

Harapan Yang Tergantung

September 24, 2009 Tinggalkan komentar

taufikACEH TIMUR, Transparan- Udara begitu panas meskipun hari menjelang sore, hembusan angin sesekali menerpa pakaian dinasnya yang terlihat mulai usang.

Taufik Ahmad (47), salah seorang pegawai honorer di Sekretariatan Pemda Aceh Timur, menyusuri trotoar jalanan menuju Simpang Tiga Tugu Langsa, tujuannya untuk mendapatkan mobil penumpang (mopen) angkutan umum antar kota jurusan Langsa-Kualasimpang, tujuannya pulang ke Kampung Buket Panjang Seuneubok, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, dan rutinitas tersebut kerap dilakoninya setiap hari kerja. Baca selanjutnya…

Tenggelam Dalam Bantuan

September 18, 2009 Tinggalkan komentar

Laporan : Chaidir Azhar

nekMEULABOH,Transparan-Keindahan panorama Pantai Ujong Kalak Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat ternyata tak dapat dirasakan oleh semua orang yang bermukim disepanjang pantai bersejarah, itulah yang tergambar dari raut wajah Rukiyah (73) seorang nenek yang tinggal menetap dikawasan pantai Meulaboh.
Pasca bencana gempa dan tsunami yang melanda Aceh lima tahun silam, berbagai bantuan mengalir ke Tanah Rencong, tujuannya, untuk membangun kembali kehancuran Bumi Teuku Umar. Namun, bantuan yang mengalir tersebut belum dapat dirasakan sepenuhnya oleh sebagian mereka yang menjadi korban keganasan alam itu, seperti halnya Rukiyah yang akrab disapa Nek Rukiyah oleh warga sekitar. Baca selanjutnya…

Baling Karang Tak Terjamah

September 18, 2009 Tinggalkan komentar

Oleh Khairul.A

Picture1ACEH TAMIANG,Transparan-Desiran angin senja hari dan gemericik air terdengar syahdu, sesekali suara ceplukan air terhempas pukulan tongkat panjang pengganti kayuh perahu, mengusik ketegangan yang dirasakan saat menyeberangi arus deras Sungai Tamiang, beberapa pekan lalu. Baca selanjutnya…